Weekly Motiflection : Pinta Seekor Kupu

Tuhan, Ingatkanku bila kujadi belagu, dulu ku hanya seekor ulat bulu. Hanya seekor pengganggu, timbulkan gatal bagai kutu.

Weekly Motiflection : Banyak, Tetapi…

klik gambar untuk melihat puisi dalam bentuk digital Banyak yang ingin sekuat baja, tetapi enggan untuk ditempa Banyak yang ingin seharum dupa, tetapi enggan untuk dibakar Banyak yang ingin secemerlang emas, tetapi enggan untuk dilebur Banyak yang ingin meraih kemenangan, tetapi enggan untuk menerima tantangan

Jalan Tuhan Bukan Jalanku 5 : Ketidakmelekatan dalam Keluarga

Tulisan berikut ini mungkin akan menimbulkan pro dan kontra secara teologis.  Mengingat saya adalah seorang awam yang bersyukur karena terus diberikan pelajaran langsung dari Sang Maha Guru, maka saya membuka bagi yang ingin mengkoreksi atau memberikan tambahan tentang topik ini agar tidak salah arah.  Walaupun sumber ayat berasal dari Alkitab yang saya yakini sebagai seorang [...]

Kesempatan

Sejatinya kesempatan tidak datang dua kali. Sejatinya kesempatan selalu datang berkali-kali. Berapa kali dalam hidup kita abaikan, kesempatan untuk bekerja kesempatan untuk belajar kesempatan untuk mendengarkan istrimu kesempatan untuk menghibur suamimu kesempatan untuk bermain dengan anakmu kesempatan untuk membalas kasih orang tuamu kesempatan untuk menolong saudaramu kesempatan untuk berbuat baik untuk sesamamu kesempatan untuk meningkatkan [...]

Weekly Motiflection : Mental Juara

Setiap nonton bareng acara pertandingan bilyar skala internasional (di mana peserta Indonesia konon hanya dua yang sering terlibat di dalamnya) di televisi, suami saya selalu membuat pernyataan, “Sebenarnya di Indonesia banyak banget yang jago bilyar.  Gak kalah dengan pemain profesional.  Malah mungkin lebih jago,” “Tapi gak ada kesempatan buat ikut pertandingan ya?” aku menimpali dengan [...]

Antara Prasa dan Drasa

Prasa yang konon perasaannya seringkali spontan, tergantung keadaan dan berubah-ubah seringnya malah gemas bila ada perubahan rencana. Drasa yang konon terlihat kaku, tidak berekspresi, lamban bereaksi terhadap spontanitas seringnya malah tidak merasa keberatan bila menghadapi fleksibilitas waktu dan rencana. Bagi Prasa, semua reaksi emosional itu adalah alami, bukan hal yang dibuat-buat, terungkap dengan sendirinya.  Menahan [...]

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.